Nongkrong Asyik Ditemani 'City Light', Mahasiswi UMM Beri Nilai Tinggi Kafe Hovsky

MALANG — Pada hari Minggu, 4 Oktober 2026, mahasiswi keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bernama Yuni Fatmasari membagikan ulasannya mengenai Kafe Hovsky sebagai tempat nongkrong favoritnya. Mahasiswi yang usianya tidak disebutkan tersebut datang ke kafe bernama Hovsky ini bersama teman-teman sekelasnya untuk kunjungan yang kedua kalinya. “Awalnya itu dari media sosial, terus udah ke sini kan, nah anak-anak ngajakin lagi, ya udah akhirnya aku ke sini kedua kalinya,” ungkap Yuni saat diwawancarai. Ia merasa bahwa Kafe Hovsky memiliki daya tarik tersendiri yang selalu berhasil membuat para pengunjung rela untuk datang kembali.

Mengingat kesan pertamanya, Yuni mengaku sangat terkesima dengan pemandangan lampu kota dari Kafe Hovsky tersebut pada saat malam hari. “Kalau kesan pertama sih karena aku datangnya malam ya, jadi kesannya tuh buat lihat city light aja,” jelas Yuni membagikan pengalaman awalnya. Ia juga mengenang momen liburan pada tanggal 16 Agustus lalu saat melihat indahnya pemandangan kembang api langsung dari kafe ini. Fasilitas spot duduk di lantai dua Kafe Hovsky menjadi tempat favoritnya karena menyediakan teropong bagi pengunjung untuk melihat fenomena langit dengan lebih jelas.

Untuk tingkat kenyamanan, Yuni memberikan penilaian yang cukup tinggi yaitu delapan dari sepuluh karena suasana Kafe Hovsky yang menyegarkan. “Tanpa musik yang terlalu keras ya, mungkin delapan,” ujar Yuni saat diminta untuk menilai suasana kafe tersebut. Menurutnya, nuansa tenang di Kafe Hovsky ini sangat cocok untuk melepaskan penat sambil berbincang santai dengan teman-teman kuliahnya. “Ngobrol santai aja sih, kayak live update aja sama teman-teman yang udah lama nggak ketemu,” tambahnya menceritakan aktivitasnya di sana. Ia merasa momen nongkrong ini berfungsi layaknya ajang untuk mengisi ulang energinya kembali setelah lelah beraktivitas di kampus.

Saat ditanya mengenai menu, Yuni memilih minuman es matcha dari Kafe Hovsky untuk kunjungannya kali ini, yang berbeda dengan pesanan sebelumnya. Pada kunjungan awalnya dahulu, ia sempat memesan minuman hangat dengan racikan jahe dan serai yang juga berkesan baginya. Terkait harga menu yang ditawarkan, ia merasa biayanya sangat sepadan dengan fasilitas dan kenyamanan yang pengunjung dapatkan. “Harga dari menunya kata aku sih cukup sih, dari segi tempat terus suasananya sama rasanya balance kok, worth it,” terangnya memuji Kafe Hovsky tersebut. Ia juga mengapresiasi peningkatan fasilitas musala dan toilet yang kini sudah beroperasi, meskipun ia menyarankan agar tisu wastafel diganti dengan jenis tisu tangan yang lebih kasar.

Secara keseluruhan, pengalaman nongkrong di Kafe Hovsky ini meninggalkan kesan yang sangat positif dan menyenangkan bagi perasaannya. Ia mendeskripsikan pengalamannya tersebut dengan satu kata yang sederhana namun bermakna, yakni sangat “asyik”. Mengenai rencana ke depannya, ia sama sekali tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan Kafe Hovsky sebagai destinasi nongkrong lagi. “Kalau balik mungkin ada ya tergantung teman yang ngajak ke sini aja sih, cuma kalau untuk sendiri ke sini kayaknya nggak,” tutup Yuni di akhir wawancara. Ulasan langsung dari pengunjung seperti ini tentunya dapat menjadi referensi berharga bagi pihak pengelola Kafe Hovsky maupun para calon pengunjung lainnya.

Diantara

A small, independent journal about art therapy, mental health, and the quiet work of being human.

About

Media ini adalah media yang memberi pengetahuan seputar mental health atau Disorder yang jarang diketahui orang-orang terutama kalangan mahasiswa. Media ini juga menjadi rumah bagi mereka yang memiliki disorder tertentu dan menghubungkan mereka ke para ahli yang di inginkan dengan feedback sebuah gambar dari cerita mereka

Contact

+62 851-7213-0182

diantarakudankamudanhati@gmail.com

Malang, East Java, Indonesia

Copyright © 2025 All Right Reserved KONSTA